Cirikhas dari tumbuhan ini adalah jika daunnya diremas, maka tidak akan hancur dan akan kembali seperti semula. Hal ini disebabkan daun pasakbumi mengandung serat sutera. Mangrove Mangrove merupakan Beberapakarakteristik atau ciri- ciri yang dimiliki oleh hutan mangrove ini antara lain adalah sebagai berikut: Didominasi oleh tumbuhan mangrove atau tumbuhan bakau, yakni tumbuhan yang mempunyai akar mencuat ke permukaan Tumbuh di kawasan perairan payau, yakni perairan yang terdiri atas campuran air tawar dan air asin Ekosistemmangrove ditumbuhi sedikitnya oleh 89 jenis tumbuh-tumbuhan. Dari jumlah ini terdapat empat jenis yang dinamakan “strict mangrove”, yakni Avicennia, Excoecaria, Sonneratia dan Rhizophora. Selain ditumbuhi berbagai jenis tumbuhan, ekosistem mangrove juga dihuni oleh berbagai jenis satwa. Hutanmerupakan kawasan yang ditumbuhi dengan lebat oleh pepohonan dan tumbuhan lainnya. Hutan juga merupakan suatu kumpulan tumbuhan lainnya. Hutan juga merupakan suatu kumpulan tumbuhan yang menempati daerah yang luas. hutan dapat ditemukan baik di daerah yang beriklim tropis maupun daerah beriklim dingin. Kerusakanhutan adalah kegiatan pembalakan hutan, merupakan kegiatan yang merusak terhadap kondisi hutan setelah penebangan, karena di luar dari perencanaan yang telah ada. Kerusakan hutan kita dipicu oleh tingginya permintaan pasar dunia terhadap kayu, meluasnya konversi hutan menjadi perkebunan sawit, korupsi dan tidak ada pengakuan Mangroveadalah pepohonan atau komunitas tumbuhan yang hidup di antara laut dan daratan yang dipengaruhi oleh pasang surut. Hutan mangrove merupakan komunitas vegetasi pantai tropis, didominasi oleh beberapa spesies pohon mangrove yang mampu tumbuh dan berkembang pada daerah pasang-surut pantai berlumpur. Pengertian Ruang adalah tempat di permukaan bumi, baik secara keseluruhan maupun hanya sebagian yang digunakan oleh makhluk hidup untuk tinggal. Ruang tidak hanya sebatas udara yang bersentuhan dengan permukaan bumi (laut, sungai, dan danau) dan di bawah permukaan bumi air tanah sampai kedalaman tertentu. 4 Umbi akar, adalah akar yang berubah fungsi menyimpan makanan. Contoh: singkong dan bunga dahlia. 5) Geragih atau stolon, yaitu batang yang menjalar di atas permukaan tanah. Contoh: pegagan, rumput teki dan arbei. 6) Tunas, dapat tumbuh menjadi tanaman baru yang tidak jauh dari induknya dan akhirnya membentuk rumpun. Hutanmangrove sebagai salah satu ekosistem yang unik merupakan sumberdaya alam yang sangat potensial, mendukung hidupnya keanekaragaman flora dan fauna. Komunitas terestris akuatik yang ada di dalamnya secara langsung atau tidak langsung berperan penting bagi kelangsungan hidup manusia baik dari segi ekonomi, sosial maupun lingkungan (ekologi). Bekicotmerupakan salah satu jenis hama yang mengganggu tanaman karena menggeluarkan lender yang bersifat racun bagi tanaman. Hama tanaman ini dari kalangan molusca hama adalah dari klas Gastropoda yang salah satu jenisnya adalah Achatina fulica Bowd atau bekicot, Pomacea ensularis canaliculata (keong emas). jPLMQjK. Hutan Mngrove merupakan salah satu ekosistem hutan dengan kelompok tumbuhan yang dapat hidup di daerah dengan kadar garam tinggi. Biasanya hutan ini di dominasi dengan tumbuhan berkayu dan tumbuh di sepanjang garis pantai dan subtropis. Ciri-ciri tanaman yang ada pada hutan mangrove biasanya adalah akar yang terlihat di permukaan tanah dan bisa hidup di tanah baca jenis-jenis tanah dengan kadar oksigen mangrove mempunyai beberapa keterkaitan dan kontribusi dalam pemenuhan kebutuhan manusia baik fungsinya dalam penyediaan bahan pangan, papan, dan kesehatan, serta kontribusinya terhadap lingkungan. Fungsi hutan mangrove itu sendiri dibagi menjadi lima, yaitu fungsi fisik, fungsi kimia, fungsi biologi, fungsi ekonomi, dan fungsi FisikFungsi fisik hutan mangrove menegaskan bahwa secara fisik, hutan mangrove mempunyai fungsi yang sangat penting, diantaranyaMenjaga kestabilan garis pantaiFungsi paling utama dari ekosistem hutan mangrove adalah menjaga kestabilan garis pantai. Hal ini tentu saja sangat penting karena apabila garis pantai tidak terjaga dengan baik, maka garis pantai lama-lama akan terkikis oleh gelombang air laut. Kondisi ini dikhawatirkan akan menyebabkan rusaknya lokasi pantai karena abrasi pantai sehingga daratan akan menyempit karena pantai dari dan abrasiAbrasi merupakan proses pengikisan tanah atau daratan oleh gelombang air laut. Proses ini terjadi ketika air laut terbawa angin ke daratan dan kembali lagi ke laut dengan membawa material-material daratan seperti tanah atau pasir. Jika terus-terusan dibiarkan, maka dataran akan semakin terkisis dan menyempit, maka dari itu dibutuhkan hutan mangrove yang juga menjadi barikade terdepan dalam mencegah abrasi pantai secara sedimenSelain menjaga kestabilan garis pantai dan mencegah abrasi, hutan mangrove juga berfungsi untuk menahan sedimen sehingga jika terjadi secara terus-menerus, maka akan menumbuhkan lahan baru atau memperluas daratan. Hal ini dapat terjadi karena sistem perakaran mangrove yang sangat rapat dan lebat dapat menahan atau memerangkap sedimen yang terbawa oleh air penyangga proses intrusiIntrusi air laut merupakan salah satu masalah lingkungan yang banyak dihadapi oleh masyarakat kawasan ekosistem pantai di Indonesia. Intrusi air laut itu sendiri adalah naiknya batas antara permukaan air tanah baca ciri air tanah yang baik dengan permukaan air laut ke arah daratan. Perbedaan tekanan dimana tenakan air tanah lebih kecil dibandingkan air laut sehingga menyebabkan batas antara air tawar dan asin menjadi kabur sehingga air tanah di wilayah pesisir pantai menjadi mangrove membantu untuk memberikan batasan sehingga gelombang air laut dapat dipecah ketika melewati hutan mangrove sehingga masuknya air asin ke dalam pori-pori tanah atau daratan dapat diperkecil sehingga tidak terjadi kelangkaan air tawar di kawasan KimiaSelain fungsi fisik, hutan mangrove memiliki fungsi secara kimia dimana hal ini berhubungan dengan bagaimana hutan mangrove berperan dalam kegiatan yang bersifat kimiawi, diantaranyaPenghasil oksigen & penyerap karbon dioksidaHutan mangrove mengandung sejumlah besar bahan organik yang tidak membusuk seperti yang terjadi pada kebanyakan ekosistem hutan lain. Selain dapat menghasilkan dari proses fotosintesis, hutan mangrove juga dapat menyerap lebih banyak karbon dibanding ekosistem hutan lainnya karena tumbuhan pada hutan mangrove memiliki lebih banyak daun sehingga lebih banyak menyerap karbon dalam jumlah yang lebih banyak, dan melepaskan karbon lebih sedikit ke atmosfer baca fungsi atmosfer, lapisan atmosfer .Pengolah limbahSiestem perakaran hutan mangrove yang sangat rapat dan juga kokoh membuat hutan mangrove berfungsi untuk menyerap dan mengolah limbah hasil pencemaran industri sehinggal limbah tersebut tidak mencemari air Biologi Fungsi biologi berkaitan erat dengan bagaiman hutan mangrove berperan dalam hal yang berkaitan dengan lingkungan biologinya, diantaranyaSumber makananFungsi biologi hutan mangrove yang pertama adalah sebagai salah satu bahan pelapukan yang menjadi sumber makanan penting bagi invertebrata pemakan bahan pelapukan, yang juga berfungsi sebagai makanan bagi hewan-hewan yang lebih besar seperti ikan laut, udang, juga binatang laut groundHutan mangrove berfungsi juga sebagai kawasan asuhan atau pemijahan bagi hewan-hewan yang biasa berkembang biak dan tumbuh di area hutan mangrove seperti udang, ikan, kepiting, kerang, dan sebagainya sebelum akhirnya dilepas kemabli ke hutan setelah persinggahan dan habitat satwa langkaBanyak sekali hewan-hewan yang menjadikan hutan mangrove tempat persinggahan hingga menjadikannya tempat berkembang biak. Selain itu hutan mangrove menjadi habitat bagi banyak burung-burung langka seperti kera ekor panjang, dan juga buaya rawa. Selain itu ada juga harimau bengal, kijing bintik, kancil, dan satwa-satwa liar lain yang pertumbuhannya jarang dan terancam mengalami NutfahPlasma nutfah merupakan pembawa sifat keturunan yang dapat berupa organ utuh atau bagian dari tumbuhan atau hewan serta mikroorganisme, sehingga plasma nutfah dianggap sebagai salah satu kekayaan alam berharga. Keberadaan plasma nutfah sangat bermanfaat baik bagi perbaikan jenis-jenis flora dan fauna juga keberlangsungan kehidupan liar itu sendiri di masa EkonomiHutan mangrove juga mempunyai sisi ekonomis yang mana hal ini sangat baik untuk menunjang perekonomian masyarakat sekitar hutan. Fungsi ekonomi dari hutan mangrove diantaranyaPenghasil kayuSalah satu fungsi ekonomi utama dari hutan mangrove adalah pohon-pohon yang ada di dalam hutan mangrove bisa dimanfaatkan dapat dimanfaatkan sebagaimana pohon-pohon pada ekosistem hutan umumnya. Kayu dari pohon-pohon di hutan mangrove dapat dimanfaatkan sebagai bahan bangunan sebagai bahan pembuatan furniture juga bahan bangunan. Selain itu, kayu dari tanaman di hutan mangrove dapat digunakan sebagai kayu bakar sehingga dapat menjadi alternatif bahan bakar baku industri kertasSelain dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku bangunan dan bahan bakar, kayu dari tanaman di hutan mangrove juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku kertas karena kayu tanaman hutan mangrove memiliki kualitas yang tidak kalah bagus dari kayu lainnya sebagai bahan baku bibit hewanKarena menjadi salah satu tempat untuk berkembangbiak banyak hewan, hutan mangrove pun berfungsi menjadi tempat pembibitan hewan, terutama ikan. Kondisi air yang baik merupakan salah satu alasan mengapa kawasan hutan mangrove sangat baik untuk dijadikan penghasil bibit hewan yang Lain Hutan MangroveSelain fungsi fisik, biologi, kimia, dan ekonomi, ada pula fungsi lain dari hutan mangrove, diantaranyaKawasan WisataBanyak yang menganggap bahwa ekosistem hutan mangrove merupakan kawasan yang mempunyai nilai estetika, baik dari faktor alamnya juga kehidupan yang ada di dalamnya. Sehingga dengan keunggulan hutan mangrove tersebut dapat memberikan objek wisata yang berbeda salah satunya karena karakteristik hutan yang berada di di dua alam yaitu darat dan air laut.Kawasan pendidikanIndonesia merupakan negara dengan area hutan mangrove terbesar di dunia, sehingga hal ini cukup menguntungkan bagi para pelajar dan para peneliti yang akan meneliti lingkungan hutan mangrove. Keunikan dan keberagaman yang ada di hutan mangrove dapat dijadikan sarana untuk edukasi maupun rekreasi bagi tadi beberapa fungsi penting dari hutan mangrove, maka dari itu perlu sekali diadakannya prinsip perlingungan, pembelajaran, serta pemanfaatan pada area hutan mangrove. Semau tentu memerlukan kerjasama dari semua pihak baik masyarakat dan pemerintah agar kawasan hutan mangrove tidak rusak oleh orang-orang tidak bertanggungjawab. Ekowisata Mangrove Wonorejo. © Ibo - Hutan merupakan kawasan yang memiliki peran besar bagi bumi. Sebab, beragam tumbuhan di hutan menjadi sumber oksigen dan tempat hidup bagi berbagai spesies makhluk hidup. Selain itu, hutan mangrove atau bakau juga berperan penting dalam mencegah abrasi oleh air laut. Hutan mangrove sendiri adalah salah satu ekosistem hutan dengan kelompok tumbuhan yang dapat hidup di daerah dengan kadar garam yang tinggi. Biasanya, hutan ini didominasi dengan tumbuhan berkayu dan tumbuh di sepanjang garis pantai dan subtropis. Adapun fungsi hutan mangrove yang paling utama adalah mencegah abrasi atau pengikisan pantai oleh gelombang laut. Selain itu, hutan mangrove juga mempunyai beberapa keterikatan dan kontribusi dalam pemenuhan manusia, baik dalam penyediaan bahan pangan, papan, atau kesehatan. Untuk itu, upaya pelestarian hutan mangrove sangat penting dilakukan untuk menyelamatkan ekosistem. Lantas, apa saja fungsi hutan mangrove dan bagaimana cara melestarikannya? Simak ulasannya yang dilansir dari 2 dari 4 halaman Sebagai Tempat Hidup ©2021 Salah satu fungsi hutan mangrove bagi kehidupan adalah sebagai tempat tinggal banyak hewan seperti kura-kura, monyet, biawak, burung, ular, dan masih banyak lagi. Selain itu, beberapa hewan laut seperti ikan, siput, kepiting, dan udang juga hidup di hutan mangrove. Tak hanya sebagai tempat tinggal makhluk hidup, hutan mangrove juga menyediakan beragam makanan bagi hewan invertebrata dan ikan yang hidup di sekitarnya. Berbagai jenis hewan darat berlindung atau singgah bertengger mencari makan di hutan mangrove ini. Sebagai Pembentukan Pulau Fungsi hutan mangrove selanjutnya, yaitu sebagai pembentuk daratan. Pasalnya, endapan dan tanah yang ditahannya menumbuhkan perkembangan garis pantai dari waktu ke waktu. Sehingga, pertumbuhan hutan mangrove dapat memperluas pantai dan memberikan kesempatan bagi tumbuhan terestrial hidup dan berkembang di wilayah daratan. Stabilkan Daerah Pesisir Fungsi hutan mangrove lainnya yakni sebagai tanaman yang mampu menstabilkan daerah pesisir. Seperti yang diketahui, abrasi intrusi laut setiap saat dapat mengancam pesisir laut hingga mengikis daratan yang akan semakin berkurang. Padahal, Indonesia merupakan negara kepulauan yang patut dijaga kelestarian alamnya tersebut agar anak dan cucu dapat terus merasakan surga di Ibu Pertiwi. Dengan adanya hutan mangrove tersebut, risiko pengikisan daratan dan pulau dapat diatasi dengan cukup baik. 3 dari 4 halaman Sebagai Penyaring Alami ©2020 BRGM Hutan mangrove dipenuhi dengan akar pohon bakau dan berlumpur. Akar pohon tersebut, dapat mempercepat penguraian limbah organik yang terbawa ke wilayah pantai. Tak hanya bisa menguraikan limbah organik, fungsi hutan mangrove juga dapat membantu mempercepat proses penguraian bahan kimia yang biasa mencemari laut seperti deterjen dan minyak. Mencegah Intrusi Air Laut Fungsi hutan mangrove selanjutnya, yaitu mencegah intrusi air laut, erosi, dan abrasi pantai. Intrusi laut sendiri adalah sebuah peristiwa perembesan air laut ke tanah daratan. Biasanya, intrusi laut dapat menyebabkan air tanah menjadi payau, sehingga tidak baik untuk dikonsumsi. Selain itu, fungsi hutan mangrove adalah untuk mengendapkan lumpur di akar-akar pohon bakau sehingga dapat mencegah terjadinya air laut ke daratan. Untuk itu, engan menjaga hutan mangrove tetap lestari, maka dapat menekan risiko berbagai macam bencana alam seperti tanah longsor dan banjir. 4 dari 4 halaman Cara Melestarikan Hutan Mangrove Mengingat betapa pentingnya hutan mangrove bagi kehidupan, sudah seharusnya kita menjaga kelestariannya agar tetap terjaga. Adapun beberapa cara melestaraikan hutan mangrove adalah sebagai berikut Pembibitan Tanaman Mangrove Salah satu cara melestarikan hutan mangrove adalah melakukan pembibitan tanaman mangrove. Pembibitan ini adalah penanaman bibit di lahan pembibitan mangrove dengan bibit yang didapatkan dari hasil budidaya. Dengan melakukan pembibitan tanaman, dapat mempercepat proses regenerasi tanaman mangrove. Restorasi Hutan Mangrove Cara melestarikan hutan mangrove selanjutnya, yaitu restorasi hutan mangrove. Upaya restorasi ini sepenuhnya bergantung pada alam dan kemampuan hutan mangrove untuk mengembalikan kondisinya seperti semula. Tentu saja, proses restorasi ini membutuhkan waktu yang cenderung lebih lama. Memperbaiki Lingkungan di Sekitar Hutan Salah satu kerusakan hutan mangrove yaitu disebabkan karena pencemaran atau polusi air maupun polusi tanah yang kebanyakan berasal dari manusia. Polusi air dan tanah bisa merusak ekosistem hewan darat maupun laut. Untuk itu, perbaikan lingkungan di sekitar hutan dibutuhkan untuk mengatasi polusi yang menyebabkan kerusakan tersebut. [jen] Hutan mangrove adalah jenis hutan yang banyak ditemukan di daerah pesisir pantai. Foto mangrove adalah jenis hutan yang mungkin sudah tidak asing lagi bagi orang-orang, terlebih bagi masyarakat yang berada di daerah tropis, seperti masyarakat mangrove pada umumnya ditemukan di daerah pesisir pantai. Hutan mangrove biasanya juga disebut sebagai hutan bakau karena banyak ditumbuhi tanaman hutan ini banyak dijadikan sebagai pertemuan antara daerah pantai dan muara sungai, sehingga air yang ada di daerah ini adalah air memiliki jenis air payau, tentunya hanya tumbuhan-tumbuhan tertentu saja yang dapat hidup di daerah ini. Untuk memahami jenis hutan mangrove dan vegetasi di dalamnya, simak penjelasan di bawah Hutan MangroveMengutip dari buku Biologi Interaktif Kelas X IPA yang ditulis oleh Wijaya Jati, hutan mangrove adalah tipe hutan khas yang terdapat di sepanjang pantai atau muara sungai dan dipengaruhi oleh pasang surut air mangrove juga biasa disebut sebagai hutan bakau, hutan payau, hutan pantai, dan hutan pasang surut. Hutan ini memiliki jenis vegetasi yang khas dibandingkan jenis hutan komunitas hutan mangrove pada umumnya didominasi oleh beberapa spesies pohon-pohon yang khas atau semak-semak yang mempunyai kemampuan untuk tumbuh dalam perairan yang disebutkan sebelumnya, hutan mangrove banyak ditemukan di daerah tropis. Hutan ini biasanya berada pantai-pantai landai mangrove biasanya terdapat di wilayah Australia Utara, Afrika Barat, Amerika Selatan terutama Brazilia, dan Asia Tenggara termasuk Hutan MangroveMenurut Asihing Kustanti dalam bukunya yang berjudul Manajemen Hutan Mangrove, terdapat tiga fungsi dari hutan mangrove. Fungsi hutan mangrove ialah sebagai berikutSalah satu fungsi hutan mangrove adalah sebagai tempat hidup atau habitat flora dan fauna yang hidup di dalamnya Foto Fungsi Biologis dan EkologisHutan mangrove memiliki fungsi biologis sebagai tempat perkembangbiakan hewan dan tumbuhan yang hidup di daerah ini. Fungsi ini dipengaruhi oleh komponen abiotik di lingkungan ekologis, hutan mangrove memberikan manfaat sebagai habitat atau hidup bagi makhluk hidup. Artinya, makhluk hidup dapat bersembunyi dari serangan luar serta mendapatkan Fungsi Sosial dan EkonomiPemanfaatan hutan mangrove banyak dilakukan masyarakat sekitar hutan demi meningkatkan taraf hidup. Tumbuhan di hutan mangrove dapat dimanfaatkan untuk sebagai sumber mata di hutan mangrove biasanya didayagunakan sebagai bahan konstruksi, kayu bakar, kerajinan, pariwisata, dan fisik adalah fungsi yang berkaitan dengan kondisi lingkungan fisik, seperti kondisi tanah, dan sebagainya. Fungsi fisik hutan mangrove ialah dapat mencegah abrasi dan melindungi ekosistem dari badai Hutan MangroveHutan mangrove memiliki ciri-ciri yang mana jenis vegetasinya dipengaruhi oleh proses pasang surut air laut. Foto dalam bukunya yang berjudul Geografi Jelajah Bumi dan Alam Semesta untuk Kelas XI, berikut ciri-ciri hutan mangroveJenis vegetasinya dipengaruhi oleh proses pasang surut air hutan mangrove memiliki sistem perakaran vegetasi yang sebagian berada di atas permukaan air. Jenis-jenis vegetasi di hutan mangrove antara lain nipah dan perakaran pada tumbuh-tumbuhan di hutan mangrove memiliki fungsi sebagai alat respirasi dan penangkapan lumpur dari peristiwa pasang surut air yang memengaruhi fungsi biologis hutan mangrove?Apa fungsi fisik hutan mangrove?Apa contoh fungsi sosial ekonomi hutan mangrove?